KONSEP SELF-HEALING PERSPEKTIF IBN QAYYIM DALAM KITAB AL-D}OU’ AL-MUNI<R

Fajar, Husna (2025) KONSEP SELF-HEALING PERSPEKTIF IBN QAYYIM DALAM KITAB AL-D}OU’ AL-MUNI<R. Diploma thesis, Universitas KH. Abdul Chalim.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (403kB)
[img] Text (Bab 1)
Bab 1.pdf - Published Version

Download (500kB)
[img] Text (Bab 5)
Bab 5.pdf - Published Version

Download (250kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (397kB)
[img] Text (Tugas Akhir Full Text)
Tugas Akhir Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Gangguan kesehatan mental meningkat drastis setelah pandemi COVID-19. Di Indonesia, 68% orang mengalami kecemasan, 67% depresi, dan 77% trauma psikologis. Generasi milenial dan Gen-Z paling terdampak dengan prevalensi 34,9%, termasuk 15,5 juta remaja yang mengalami gangguan mental. Sebagai solusi, konsep self-healing (penyembuhan diri) menjadi penting. Al-Qur’an menawarkan solusi holistik melalui ayat-ayat penyembuhan jiwa, terutama QS. Ar-Ra'd: 28 dan QS. Al-Baqarah: 286. Ibn Qayyim dalam karyanya al-D}ou' al-Muni>r menggabungkan aspek spiritual, psikologis, dan praktis untuk penyembuhan diri.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research) dan analisis tematik (dira>sah al-maud}u>’iyyah). Sumber utama adalah kitab al-D}ou' al-Muni>r karya Ibn Qayyim, serta buku, jurnal, dan artikel pendukung. Data dikumpulkan dengan menganalisis ayat-ayat Al-Qur’an tentang self-healing menurut penafsiran Ibn Qayyim. Metode terapi spiritual yang dikaji meliputi terapi dzikir, Muhasabah (refleksi diri), Terapi sabar dan syukur
Konsep self-healing Ibn Qayyim memiliki tiga dimensi utama, (1) Dimensi Spiritual: mencakup ma’rifatullah (mengenal Allah), mahabbatullah (cinta Allah), dan khasyiyatullah (takut Allah). (2) Dimensi Psikologis: transformasi jiwa dari al-nafs al-ammarah, al-nafs al-lawwamah, al-nafs al-mutmainnah, (3) Dimensi Praktis: melalui tahapan takhalli (pembersihan), tahalli (perhiasan spiritual), tajalli (pencerahan spiritual). Ibn Qayyim menekankan bahwa ketenangan sejati hanya dicapai melalui dzikir dan kedekatan kepada Allah. Konsep ini relevan dengan terapi modern seperti Cognitive Behavioral Therapy Islami dan Mindfulness berbasis Islam, sehingga dapat menjadi alternatif pengobatan kesehatan mental yang selaras dengan nilai-nilai spiritual Islam.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Self-Healing, Ibn Qayyim, Kitab al-D}ou’u al-Muni>r
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
Divisions: Fakultas Dakwah dan Ushuluddin > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Depositing User: S1 IQT IKHAC
Date Deposited: 14 Sep 2026 05:55
Last Modified: 14 Sep 2026 05:55
URI: http://repository.uac.ac.id/id/eprint/6862

Actions (login required)

View Item View Item