MANAJEMEN PENGURUS PESANTREN DALAM MENINGKATKAN KETAATAN SANTRI DI PONPES HASAN JUFRI BAWEAN

MOH ARFIL, ADHA (2025) MANAJEMEN PENGURUS PESANTREN DALAM MENINGKATKAN KETAATAN SANTRI DI PONPES HASAN JUFRI BAWEAN. Masters thesis, Universitas KH.Abdul Chalim.

[img] Text (COVER DAN ABSTRAK)
COVER ABSTRAK AFRIL.pdf - Published Version

Download (472kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I AFRIL.pdf - Published Version

Download (281kB)
[img] Text (BAB VI)
BAB VI.pdf - Published Version

Download (187kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA AFRI.pdf - Published Version

Download (235kB)
[img] Text (TESIS FULL TEXT)
TESIS MOH ARFIL ADHA.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Ketaatan santri merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter
dan moral di lingkungan pesantren. Di Pondok Pesantren Hasan Jufri Putra,
Bawean – Jawa Timur, ketaatan dibentuk melalui penerapan peraturan yang
tegas, konsistensi pengurus dalam menegakkan aturan, serta penerapan
metode tadrib atau latihan kedisiplinan. Ketiga elemen ini saling
melengkapi dalam menciptakan suasana yang mendukung kedisiplinan dan
kepatuhan. Ketaatan tidak hanya menjadi bentuk kepatuhan terhadap aturan,
tetapi juga sebagai proses internalisasi nilai-nilai keislaman dalam
kehidupan sehari-hari santri.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data
dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan pengurus
dan santri, serta dokumentasi kegiatan harian dan peraturan pesantren.
Fokus penelitian mencakup: (1) penerapan peraturan dan dampaknya
terhadap ketaatan santri, (2) konsistensi pengurus dalam penegakan aturan,
dan (3) pengaruh metode tadrib terhadap perubahan perilaku dan
peningkatan ketaatan santri. Pendekatan ini bertujuan untuk
menggambarkan proses pembentukan ketaatan secara utuh dan kontekstual.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan peraturan yang tegas
dan konsisten, didukung oleh keteladanan pengurus, berperan besar dalam
menumbuhkan ketaatan santri. Santri cenderung patuh karena adanya rasa
hormat dan tanggung jawab yang terbentuk melalui kebiasaan yang teratur.
Metode tadrib yang dilakukan secara berkelanjutan juga terbukti efektif
dalam membentuk kedisiplinan dan kesadaran kolektif. Sinergi antara
struktur aturan, keteladanan pengurus, dan latihan kedisiplinan menjadi
kunci utama dalam membangun budaya kepatuhan yang kuat dan
berkelanjutan di pesantren.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Manajemen Pengurus Pesantren, Ketaatan Santri, Ponpes Hasan Jufr
Subjects: T Technology > TP Chemical technology
Divisions: Pascasarjana > Magister Manajemen Pendidikan Islam
Depositing User: S2 MPI UAC
Date Deposited: 02 Jul 2026 06:49
Last Modified: 02 Jul 2026 06:49
URI: http://repository.uac.ac.id/id/eprint/6397

Actions (login required)

View Item View Item