Wandi, Syahputra (2025) KEPEMIMPINAN KYAI MUDA DALAM MENGEMBANGKAN PONDOK PESANTREN SALAF DI ERA MODERN (Studi Kasus Pondok Pesantren Qolbun Salim Purwakarta). Masters thesis, Universitas KH. Abdul Chalim.
|
Text (COVER DAN ABSTRAK)
COVER & ABSTRAK OK 1.pdf - Published Version Download (437kB) |
|
|
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf - Published Version Download (453kB) |
|
|
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf - Published Version Download (295kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (321kB) |
|
|
Text (TESIS FULL OK)
Tesis Full OK.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Pesantren adalah salah satu tempat menimba ilmu yang diminati para santri. Pesantren telah ada sejak lama sehingga pendiri-pendiri pesantren masih banyak yang menggunakan metode klasik atau tradisonal. Dalam penelitian ini seorang kyai muda yang mengemban amanah sebagai pimpinan di Pondok Pesantren Qolbun Salim Purwakarta, di era modern ini beliau harus berjuang mengembangkan pesantren yang bermodel salaf. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk (1) Mengetahui bagaimana gaya kepemimpinan Kyai Muda dalam mengembangkan Pondok Pesantren salaf di era modern dan (2) Menganalisis bagaimana strategi kepemimpinan kyai muda dalam mengembangkan pondok pesantren salaf di era modern.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Objek penelitian ini dilaksanakan di pesantren Qolbun Salim Purwakarta. Tehnik pengumpulan data menggunakan Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini meliputi pak kyai/pimpinan, para guru/asatidz, santri, wali santri dan alumni. Tehnik analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Triangulasi yang digunakan untuk menguji keabsahan data adalah triangulasi tehnik dan sumber.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Gaya kepemimpinan kyai muda dalam mengembangkan pondok pesantren salaf di era modern terdapat dua gaya yaitu yang pertama demokratis Dimana pemimpin mengutamakan musyawarah dengan bawahan mempunyai kebebasan menyampaikan gagasan atau saran untuk pengambilan keputusan secara mufakat. Contohnya pengambilan keputusan dalam hal kegiatan, kurikulum pesantren dan pembelajaran. Kedua otoriter, dimana segala keputusan dan kebijakan diambil oleh pemimpin secara penuh, contoh seperti pengelolaan keuangan dan perencanaan pembangunan. (2) Strategi kepemimpinan kyai muda dalam mengembangkan pondok pesantren salaf di era modern yaitu dengan meningkatkan kualitas SDM bagi guru/asatidz seperti pendidikan, pelatihan dauroh, pengawasan dan bagi para santri seperti meningkatkan kualitas pendidikan, mengikuti perlombaan dan memberikan motivasi melalui kata-kata atau pembelajaran, dan meningkatkan kualitas sarana prasarana bagi santri sehingga merasakan kenyamanan di pembelajaran.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kepemimpinan, Kyai Muda, Pesantren Salaf, Era Modern |
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Pascasarjana > Magister Manajemen Pendidikan Islam |
| Depositing User: | S2 MPI UAC |
| Date Deposited: | 13 Jun 2026 04:08 |
| Last Modified: | 13 Jun 2026 04:08 |
| URI: | http://repository.uac.ac.id/id/eprint/6211 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

