Kenedi, Arrohman Kenedi Arsina (2023) KAJIAN Q.S. AL-MA’ARIJ AYAT 19-20 DALAM TAFSIR AL-MISBAH DAN AL-AZHAR. Diploma thesis, Institut Pesantren KH. Abdul Chalim.
![]() |
Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (280kB) |
![]() |
Text (BAB 1 Pendahuluan)
BAB 1 Pendahuluan.pdf - Published Version Download (369kB) |
![]() |
Text (BAB 5 Penutup)
BAB 5 Penutup.pdf - Published Version Download (120kB) |
![]() |
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (217kB) |
![]() |
Text (Skripsi Fulltext)
Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini adalah sebuah kajian Q.S. al-Ma’<arij ayat 19-20, didalamnya mengandung tentang sifat keluh kesah pada manusia, kemudian ditafsrikan melalui Tafsir al-Misbah karya M. Quraish Shihab dan Tafsir al-Azhar karya Buya Hamka. Ketertarikan untuk melakukan penelitian ini didasari atas keluhan-keluhan yang terjadi dikehidupan sehari-hari. Selain itu juga, bagaimana pandangan mufassir khususnya mufassir di Indonesia yaitu M. Quraish Shihab dan Buya Hamka dalam menyikapi sifat keluh kesah dengan corak tafsir yang sama. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah; 1) Bagaimana Penafsiran M. Quraish Shihab dan Hamka tentang sifat keluh kesah dalam al-Qur’an? 2) Bagaimana pandangan M. Quraish Shihab dan Hamka dalam mengatasi sifat keluh kesah?
Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kepustakaan atau Library Research, tentunya memiliki dua jenis sumber yakni sumber primer dan sumber sekunder. Sumber primer adalah Tafsir al-Misbah karya M. Quraish Shihab dan Tafsir al-Azhar karya Hamka, sedangkan sumber sekundernya adalah berupa literatur-literatur tafsir, jurnal, skripsi, dan karya ilmiah lainnya yang mendukung penelitian ini. Corak dari kedua tafsir sama-sama Adabi Ijtim<a’I atau budaya kemasyarakatan.
Penulis memperoleh kesimpulan pemahaman bahwa sifat keluh kesah ini adalah salah satu tabiat buruk yang diciptkan Allah SWT, yang mana jika tidak mampu untuk mengendalikannya akan berdampak buruk dan apabila digunakan dengan semestinya akan berdampak baik pada diri manusia. Menurut Quraish Shihab sifat keluh kesah adalah naluri manusia untuk mencapai kebahagiaan sifat ini akan menjadi tercela apabila manusia salah ketika menggunakannya , sedangkan menurut Hamka sifat keluh kesah ini akan mengiringi manusia kedalam penyakit kejiwaan ketika berlarut dalam keluhan terhadap masalah yang menimpanya. Quraish Shihab dan Hamka berpendapat obat dari sifat keluh kesah yang berlebihan ialah bersabar dan bersyukur.
Item Type: | Thesis (Diploma) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | sifat keluh kesah, Tafsir al-Misbah dan Tafsir al-Azhar |
Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc |
Divisions: | Fakultas Dakwah dan Ushuluddin > Ahli Tafsir |
Depositing User: | S1 IQT IKHAC |
Date Deposited: | 09 Jan 2025 08:38 |
Last Modified: | 09 Jan 2025 08:38 |
URI: | http://repository.uac.ac.id/id/eprint/3554 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |