BATASAN MINIMAL NAFKAH DALAM MEMBINA KEHARMONISAN KELUARGA (Studi Kasus Di Lingkungan Pengajar Madrasah Aliyah Dan Pondok Pesantren Budi Guna Citeuruep Bogor Jawa Barat)

Abdul, Aziz (2025) BATASAN MINIMAL NAFKAH DALAM MEMBINA KEHARMONISAN KELUARGA (Studi Kasus Di Lingkungan Pengajar Madrasah Aliyah Dan Pondok Pesantren Budi Guna Citeuruep Bogor Jawa Barat). Masters thesis, Universitas KH. Abdul Chalim Mojokerto.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
CA.pdf - Published Version

Download (392kB)
[img] Text (Bab I)
1.pdf - Published Version

Download (584kB)
[img] Text (Bab VI)
6.pdf - Published Version

Download (187kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DP.pdf - Published Version

Download (160kB)
[img] Text (Tesis Full)
HKI Abdul Aziz TESIS FULL AFTER.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena keterbatasan nafkah yang dialami oleh para pengajar Madrasah Aliyah dan Pondok Pesantren Budi Guna, Citeureup, Bogor, Jawa Barat, yang mayoritas berpenghasilan relatif rendah antara Rp 1,5 juta hingga Rp 3 juta per bulan. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan akademik mengenai bagaimana batasan minimal nafkah menurut fikih Islam, hukum positif Indonesia, serta bagaimana implementasinya dalam kehidupan rumah tangga pengajar, khususnya dalam menjaga keharmonisan keluarga.
Fokus penelitian ini adalah: (1) bagaimana konsep dan ketentuan fikih Islam mengenai batasan minimal nafkah, baik nafkah lahir maupun batin; dan (2) bagaimana implementasi pemenuhan nafkah oleh pengajar Madrasah Aliyah dan Pondok Pesantren Budi Guna dalam menjaga keharmonisan rumah tangga mereka. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan dan menganalisis kedua fokus tersebut secara mendalam.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan sepuluh responden pengajar, observasi langsung di lingkungan madrasah dan pesantren, serta dokumentasi dari berbagai arsip dan catatan lembaga. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan validasi melalui teknik triangulasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa para pengajar memahami nafkah minimal dalam dua dimensi: lahir (pangan, sandang, papan) dan batin (kasih sayang, perhatian, dan tanggung jawab moral). Dalam praktiknya, meskipun penghasilan pokok relatif terbatas, para pengajar tetap berusaha memenuhi kebutuhan keluarga melalui strategi tambahan, seperti mengajar kursus, berdagang, dan memberikan layanan keagamaan. Keharmonisan keluarga dapat terjaga apabila terdapat komunikasi, kesederhanaan, serta kesepahaman antara suami-istri mengenai kondisi ekonomi.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Nafkah Minimal, Keharmonisan Keluarga, Fikih Islam, Guru Madrasah, Studi Kasus.
Subjects: T Technology > TP Chemical technology
Divisions: Pascasarjana > Magister Hukum Keluarga Islam
Depositing User: s2hki s2hki
Date Deposited: 14 Oct 2026 09:24
Last Modified: 14 Oct 2026 09:24
URI: http://repository.uac.ac.id/id/eprint/7219

Actions (login required)

View Item View Item