DEPOLITISASI KRISIS DALAM KOMUNIKASI PEMERINTAH: ANALISIS WACANA KRITIS KEBIJAKAN WFH HEMAT ENERGI DI KONFERENSI PERS DAN MEDIA SOSIAL RESMI

Safiruddin, Jailani (2026) DEPOLITISASI KRISIS DALAM KOMUNIKASI PEMERINTAH: ANALISIS WACANA KRITIS KEBIJAKAN WFH HEMAT ENERGI DI KONFERENSI PERS DAN MEDIA SOSIAL RESMI. Diploma thesis, Universitas KH. Abdul Chalim.

[img] Text (COVER & ABSTRAK)
REPOSITORY Safiruddin Jailani_20221700411027.pdf

Download (434kB)
[img] Text (BAB I PENDAHULUAN)
REPOSITORY Safiruddin Jailani_20221700411027 (2).pdf

Download (387kB)
[img] Text (BAB V PENUTUP)
REPOSITORY Safiruddin Jailani_20221700411027 (3).pdf

Download (341kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
REPOSITORY Safiruddin Jailani_20221700411027 (4).pdf

Download (293kB)
[img] Text (FULL SKRIPSI)
SKRIPSI REPOSITORY Safiruddin Jailani_20221700411027.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

Komunikasi resmi pemerintah di era digital bukan sekadar sarana transmisi informasi kebijakan, melainkan instrumen kekuasaan untuk merekayasa pemaknaan publik atas situasi krisis. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh munculnya kebijakan Work From Home (WFH) hemat energi sebagai respons atas krisis energi global dan tekanan fiskal APBN. Kebijakan tersebut disampaikan melalui saluran komunikasi resmi pemerintah untuk membentuk penerimaan publik. Pokok masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pemerintah mengonstruksikan pesan, legitimasi, dan pembingkaian (framing) kebijakan WFH hemat energi melalui komunikasi resmi pada konferensi pers dan media sosial institusional.
Penelitian kualitatif-deskriptif ini menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis (AWK) model Teun A. van Dijk. Kerangka teori yang diajukan mencakup tiga dimensi utama: struktur teks (makrostruktur, superstruktur, mikrostruktur), kognisi sosial pembuat wacana, dan konteks sosial. Data penelitian diperoleh melalui teknik dokumentasi digital terhadap transkrip konferensi pers Menko Perekonomian serta unggahan resmi akun Instagram Sekretariat Kabinet RI, Kementerian PANRB, Kementerian Sekretariat Negara, dan Kementerian Ketenagakerjaan RI.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi pemerintah bekerja melalui tiga strategi diskursif utama. Pertama, depolitisasi krisis melalui re-framing isu, yaitu mengalihkan wacana “krisis energi” menjadi narasi positif “Transformasi Budaya Kerja Nasional”. Kedua, individualisasi tanggung jawab (responsibilization), yaitu mengalihkan beban efisiensi energi negara menjadi disiplin harian individu pekerja melalui slogan “WFH Bukan Libur”. Ketiga, legitimasi teknokratik dan penguncian makna (discursive closure), yaitu membatasi ruang tafsir publik menggunakan kalkulasi proyeksi angka penghematan anggaran serta aturan pengawasan instansi yang ketat.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Komunikasi Pemerintah, Work From Home (WFH), Analisis Wacana Kritis, Teun A. van Dijk, Depolitisasi Krisis, Media Sosial Resmi.
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions: Fakultas Dakwah dan Ushuluddin > Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: S1 KPI IKHAC
Date Deposited: 06 Oct 2026 07:25
Last Modified: 06 Oct 2026 07:25
URI: http://repository.uac.ac.id/id/eprint/7050

Actions (login required)

View Item View Item