Tamim, Mubaroq (2025) PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DALAM MENGATASI MASALAH KENAKALAN PESERTA DIDIK DI SMK SUNAN GIRI MENGANTI GRESIK. Diploma thesis, Universitas KH. Abdul Chalim.
|
Text (Cover dan Abstrak)
CA.pdf - Published Version Download (490kB) |
|
|
Text (Bab I)
1.pdf - Published Version Download (358kB) |
|
|
Text (Bab VI)
6.pdf - Published Version Download (219kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DP.pdf - Published Version Download (263kB) |
|
|
Text (Skripsi Full)
Skripsi Tamim Mubaroq REP.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Guru Pendidikan Agama Islam memiliki tanggung jawab besar serta peran yang signifikan dalam menanamkan nilai-nilai moral dan membentuk karakter peserta didik yang islami dan religius. Melalui pembinaan yang terarah dan upaya yang konsisten, para remaja dapat berkembang secara optimal, sehingga tercipta keseimbangan yang harmonis antara aspek intelektual, emosional, dan spiritual dalam diri mereka.
Adapun tujuan dari penelitian ini, yaitu: 1) untuk mengetahui peran Guru PAI dalam mengatasi kenakalan peserta didik di SMK Sunan Giri Menganti Gresik, 2) untuk mengetahui faktor pendukung dan penghabat guru PAI dalam mengatasi kenakalan peserta didik di SMK Sunan Giri Menganti Grseik. Sedangkan jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus di SMK Sunan Giri Menganti Gresik.
Hasil dari penelitian ini yaitu: pertama, Peran Guru PAI mencakup tujuh aspek utama: (1) sebagai pembimbing dalam aspek akademik dan non-akademik untuk membentuk pribadi beretika, religius, dan mandiri; (2) sebagai problem solver yang mengidentifikasi akar permasalahan kenakalan dan memberikan solusi edukatif; (3) sebagai teman yang membangun hubungan humanis dan suportif; (4) sebagai teladan dalam moral, etika, disiplin, dan religiusitas; (5) sebagai pemberi nasihat moral, sosial, dan keagamaan; (6) sebagai pendidik yang menanamkan pengetahuan, nilai, dan karakter; serta (7) sebagai pemberi hukuman yang bersifat mendidik. Kedua, Faktor pendukung peran Guru PAI antara lain apresiasi dan dukungan pihak sekolah, kolaborasi guru lintas bidang, budaya lingkungan yang islami, serta evaluasi rutin program keagamaan. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan sarana dan prasarana, keterbatasan waktu di sekolah, rendahnya minat belajar agama, dan kurangnya dukungan orang tua. Program keagamaan yang dijalankan, seperti sholat dhuha dan dhuhur berjamaah, pembacaan Asmaul Husna, tadarus, baca tulis Al-Qur’an, kegiatan P5, serta kajian keagamaan, terbukti efektif dalam mencegah kenakalan dan membentuk karakter siswa sesuai visi sekolah: “Terbentuknya siswa yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berprestasi, dan berkompeten.” Temuan ini menegaskan bahwa peran Guru PAI yang optimal, didukung lingkungan sekolah dan masyarakat, berkontribusi signifikan dalam membina siswa agar terhindar dari perilaku negatif dan berkembang menjadi pribadi berkarakter Islami.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Peran Guru, Pendidikan Agama Islam, Kenakalan, Peserta Didik. |
| Subjects: | T Technology > TP Chemical technology |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah > Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | S1 PAI UKHAC |
| Date Deposited: | 03 Sep 2026 04:23 |
| Last Modified: | 03 Sep 2026 04:23 |
| URI: | http://repository.uac.ac.id/id/eprint/6740 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

