INTERNALISASI NILAI-NILAI MODERASI BERAGAMA MELALUI PROSES PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN MUNCULNYA GERAKAN RADIKALISME. (Studi Multi Kasus di SMAN 1 Garut dan SMKN 1 Garut)

ADE, Saepuloh (2025) INTERNALISASI NILAI-NILAI MODERASI BERAGAMA MELALUI PROSES PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN MUNCULNYA GERAKAN RADIKALISME. (Studi Multi Kasus di SMAN 1 Garut dan SMKN 1 Garut). Doctoral thesis, Universitas KH. Abdul Chalim.

[img] Text
Cover & Abstrak.pdf

Download (628kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (519kB)
[img] Text
BAB VI.pdf

Download (409kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (520kB)
[img] Text
Disertasi full text.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)

Abstract

Radikalisme yang berkembang secara laten di kalangan pelajar sekolah menengah menjadi ancaman nyata bagi keberagaman dan kebangsaan. Internalisasi nilai-nilai moderasi beragama dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dipandang sebagai strategi preventif yang krusial untuk memperkuat daya tahan ideologis siswa dalam menghadapi pengaruh ajaran ekstrem.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk dan penyebab radikalisme, menguraikan konsep dan praktik internalisasi nilai-nilai moderasi beragama dalam pembelajaran PAI, serta menilai efektivitas dan tantangan proses tersebut dalam membangun ketahanan ideologis siswa. Penelitian ini juga bertujuan merumuskan temuan baru yang berkontribusi terhadap teori dan praktik dalam proses internalisasi nilai-nilai moderasi beragama.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi multisitus di SMAN 1 dan SMKN 1 Garut. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan analisis data model interaktif Miles dan Huberman.
Hasil penelitian ini yaitu 1) Radikalisme di kalangan siswa Garut berkembang secara laten dan simbolik, melalui eksklusivisme, segregasi ideologis, serta paparan narasi intoleran di media digital dan lingkungan nonformal, yang dipengaruhi faktor psikososial, historis, ekonomi, dan budaya. 2) Nilai-nilai moderasi beragama telah diinternalisasi secara kontekstual dan kultural di SMAN 1 dan SMKN 1 Garut, melalui pembelajaran PAI, budaya sekolah, serta program lintas iman dan anti kekerasan, menjadikan keduanya sebagai model sekolah yang tangguh terhadap radikalisme. 3) Proses internalisasi nilai berjalan melalui tiga tahap terstruktur: transformasi, transaksi, dan transinternalisasi, dengan pendekatan dialogis dan reflektif yang mendorong siswa menghayati serta mengamalkan nilai toleransi dan anti-radikalisme dalam kehidupan sehari-hari. 4) Keberhasilan internalisasi dipengaruhi pendekatan pembelajaran yang partisipatif dan dukungan lingkungan, namun masih ada tantangan berupa enclave ideologis dan pengaruh luar yang tidak mendukung moderasi, menandakan pentingnya strategi holistik dan kolaboratif lintas ekosistem pendidikan. Sebagai kontribusi konseptual, penelitian ini merumuskan model internalisasi nilai yang terdiri dari lima tahapan yaitu kontekstualisasi, aktualisasi, keteladanan dan habituasi sosial, inklusivitas dan diferensiasi, dan eksternalisasi digital yang dirancang untuk menjawab kebutuhan dasar siswa dalam membentuk ketahanan ideologis di era disrupsi digital

Item Type: Thesis (Doctoral)
Uncontrolled Keywords: internalisasi nilai, moderasi beragama, pendidikan agama Islam, radikalisme
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
Divisions: Pascasarjana > Doktoral Pendidikan Agama Islam
Depositing User: S3 PAI UAC
Date Deposited: 30 Jul 2026 07:34
Last Modified: 30 Jul 2026 07:34
URI: http://repository.uac.ac.id/id/eprint/6589

Actions (login required)

View Item View Item