MANAJEMEN INDIVIDUALIZED EDUCATION PROGRAM (IEP) PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK) DI SEKOLAH INKLUSI SDN KEBONDALEM MOJOKERTO

Rahelia, Amanda (2025) MANAJEMEN INDIVIDUALIZED EDUCATION PROGRAM (IEP) PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK) DI SEKOLAH INKLUSI SDN KEBONDALEM MOJOKERTO. Masters thesis, Universitas kh Abdul Chalim.

[img] Text (COVER DAN ABSTRAK)
cover abstrak rahel.pdf - Published Version

Download (372kB)
[img] Text (BAB I)
bab I rahel.pdf - Published Version

Download (399kB)
[img] Text (BAB VI KESIMPULAN)
bab penutup rahel.pdf - Published Version

Download (155kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
daftar pustaka rahel.pdf - Published Version

Download (216kB)
[img] Text (FULL TESIS)
ful tesis rahel.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

ABSTRAK

Amanda, Rahelia, 2025. “Manajemen Individualized Education Program (IEP) pada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di sekolah inklusi SDN Kebondalem Mojosari”. Tesis Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam, Universitas Kh Abdul Chalim Mojokerto. Pembimbing Tesis: Dr. Rahmat,M.Pd.I

Kata kunci: Individualized Education Program, Anak Berkebutuhan khusus, Sekolah Inklusi, Manajemen Pendidikan

Adapun tujuan penelitian ini yaitu, 1) Menganalisis Manajemen Individualized Education Program (IEP) pada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di sekolah inklusif SDN Kebondalem Mojosari. 2) Menganalisis faktor penghambat dan pendukung Manajemen Individualized Education Program (IEP) pada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di sekolah inklusif SDN Kebondalem Mojosari.
Sedangkan jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan penelitian berupa pendekatan penelitian studi kasus di SDN Kebondalem Mojosari.
Hasil dari penelitian ini diantaranya, 1) Manajemen Individualized Education Program (IEP) pada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di sekolah inklusif SDN Kebondalem Mojosari dilaksanakan melalui empat tahapan utama, yaitu a) perencanaan,
b) pengorganisasian, c) pelaksanaan, dan d) evaluasi. Pada tahap perencanaan, sekolah melakukan identifikasi awal terhadap siswa ABK melalui asesmen medis dan psikologis sebagai dasar penyusunan program pembelajaran individual. Pelaksanaan IEP dilakukan dalam dua sesi, yaitu pagi di kelas reguler dan siang di kelas inklusi, dengan dukungan Guru Pendamping Khusus (GPK), kolaborasi dengan guru reguler, RPP khusus ABK, serta keterlibatan orang tua. Penyusunan IEP melibatkan pihak internal sekolah dan orang tua siswa. Evaluasi dilakukan oleh GPK melalui penilaian akademik yang disederhanakan serta pengamatan perkembangan perilaku siswa. 2) faktor penghambat dan pendukung Manajemen Individualized Education Program (IEP) pada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di sekolah inklusif SDN Kebondalem Mojosari. a) Faktor pendukung implementasi IEP meliputi Undang-Undang sekolah inklusi, keterlibatan kepala sekolah, kolaborasi guru, ketersediaan RPP khusus, serta peran aktif orang tua. b) Faktor penghambat yang dihadapi mencakup keterbatasan jumlah GPK, fasilitas pembelajaran, pelatihan guru reguler, dan waktu pembelajaran yang terbatas

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Individualized Education Program, Anak Berkebutuhan khusus, Sekolah Inklusi, Manajemen Pendidikan
Subjects: L Education > LA History of education
Divisions: Pascasarjana > Magister Manajemen Pendidikan Islam
Depositing User: S2 MPI UAC
Date Deposited: 15 Jul 2026 04:54
Last Modified: 15 Jul 2026 04:54
URI: http://repository.uac.ac.id/id/eprint/6522

Actions (login required)

View Item View Item