Abdullah, Al Qaerni (2025) ANALISIS EFISIENSI BANK SYARIAH DAN BANK KONVENSIONAL DI INDONESIA MENGGUNAKAN DATA ENVELOPMENT ANALYSIS (DEA) PERIODE 2020-2024. Diploma thesis, Universitah KH Abdul Chalim.
|
Text (Cover dan Abstrak)
COVER WATERMARK.pdf - Published Version Download (574kB) |
|
|
Text (Bab 1)
BAB 1 WITH WATERMARK.pdf - Published Version Download (252kB) |
|
|
Text (Penutup)
PEENUTUP WITH WATERMARK.pdf - Published Version Download (129kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA WITH WATERMARK.pdf - Published Version Download (205kB) |
|
|
Text (Skripsi Full Text)
TUGAS AKHIR ILIMIAH UTUH WITH WATERMARK.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi fenomena industri perbankan memiliki peran
penting dalam menopang pertumbuhan ekonomi melalui fungsi intermediasi, yakni
menghimpun dana masyarakat dan menyalurkannya kembali dalam bentuk kredit
atau pembiayaan. Hingga tahun 2024, terdapat 107 bank umum di Indonesia, terdiri
dari 95 bank konvensional dan 12 bank syariah. Dari sisi pangsa pasar aset, bank
konvensional mendominasi dengan 93%, sementara bank syariah hanya 7%.
Meskipun demikian, bank syariah mencatat pertumbuhan aset tahunan lebih tinggi,
yaitu 11,22% dibandingkan 6,45% pada bank konvensional. Fakta ini menunjukkan
potensi pertumbuhan bank syariah, namun efisiensi operasional masih menjadi
tantangan utama.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi perbankan di Indonesia
dengan membandingkan kinerja bank umum konvensional dan bank umum syariah
pada periode 2020–2024. Analisis dilakukan untuk menilai sejauh mana bank-bank
tersebut mampu mengoptimalkan penggunaan input dalam menghasilkan output
yang maksimal. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran empiris
mengenai posisi efisiensi masing-masing bank, sekaligus menjadi referensi dalam
upaya peningkatan daya saing industri perbankan nasional.
Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data
sekunder yang diperoleh melalui metode dokumentasi. Sampel terdiri dari delapan
bank, yaitu empat bank umum konvensional (Bank Mandiri, BCA, BRI, dan BNI)
serta empat bank umum syariah (Bank Muamalat, BTPN Syariah, Panin Dubai
Syariah, dan Bank Aceh Syariah). Analisis dilakukan dengan metode Data
Envelopment Analysis (DEA) berbasis output-oriented dan asumsi Variable Return
to Scale (VRS).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa bank konvensional cenderung lebih
efisien dibandingkan bank syariah selama periode pengamatan. Bank Mandiri, BRI,
dan BNI mencapai efisiensi penuh (skor 1) pada tahun 2024, sedangkan BTPN
Syariah dan Panin Dubai Syariah hanya efisien pada tahun 2020 dan 2021.
Sementara itu, Bank Muamalat dan Bank Aceh Syariah tidak pernah mencapai
efisiensi maksimal. Inefisiensi umumnya disebabkan oleh kelebihan input,
khususnya dana pihak ketiga, serta kurang optimalnya output berupa pembiayaan
dan pendapatan operasional lainnya.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Efisiensi, Bank Konvensional, Bank Syariah, Data Envelopment Analysis (DEA) |
| Subjects: | H Social Sciences > HG Finance |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Perbankan Syariah |
| Depositing User: | S1 PS UAC |
| Date Deposited: | 30 Apr 2026 10:15 |
| Last Modified: | 30 Apr 2026 10:15 |
| URI: | http://repository.uac.ac.id/id/eprint/5941 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

