Riska, Amalia (2025) IMPLEMENTASI TEORI OPERANT CONDITIONING DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN SANTRI DI PONDOK PESANTREN DAAR ABY BAKR PACET MOJOKERTO. Diploma thesis, Universitas KH. Abdul Chalim.
|
Text (Cover dan Abstrak)
CA.pdf - Published Version Download (506kB) |
|
|
Text (Bab I)
BAB I.pdf - Published Version Download (656kB) |
|
|
Text (Bab VI)
BAB VI.pdf - Published Version Download (316kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (270kB) |
|
|
Text (Skripsi Full)
RISKA AMALIA (s-haki).pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan teori operant conditioning dalam upaya meningkatkan kedisiplinan santri di Pondok Pesantren Daar Aby Bakr, serta mengkaji faktor-faktor yang mendukung, menghambat, dan strategi yang digunakan dalam penerapannya. Teori operant conditioning yang diperkenalkan oleh B.F. Skinner berfokus pada penguatan perilaku melalui sistem penghargaan (reward) dan hukuman (punishment), yang dalam konteks pesantren diselaraskan dengan nilai-nilai Islam dan budaya kolektif yang dianut.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian mencakup pengasuh pondok dan santri yang masih aktif. Hasil temuan menunjukkan bahwa teori ini diterapkan melalui pemberian pujian, penghargaan tahunan, serta pelimpahan tanggung jawab sebagai bentuk reward, serta penerapan hukuman yang bersifat mendidik dan spiritual seperti membaca surat Al-Waqi’ah sebagai bentuk punishment. Sistem ini terbukti efektif dalam menanamkan dan mempertahankan perilaku disiplin di kalangan santri.
Faktor-faktor yang mendukung penerapan teori ini meliputi adanya aturan yang tegas, konsistensi dalam pemberian penguatan, keteladanan dari para pengasuh, serta lingkungan sosial pondok yang mendukung. Hambatan yang muncul berasal dari karakteristik santri yang kurang termotivasi atau mengalami kesulitan dalam beradaptasi. Untuk mengatasi hambatan tersebut, strategi yang digunakan antara lain pendekatan personal, pembiasaan terhadap perilaku positif, serta pengawasan yang bersifat humanis dan dilakukan secara rutin. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa teori operant conditioning dapat diterapkan secara efektif dalam pendidikan karakter berbasis Islam, asalkan disesuaikan dengan nilai dan budaya lembaga pesantren.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Operant conditioning, kedisiplinan, pondok pesantren |
| Subjects: | T Technology > TP Chemical technology |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah > Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | S1 PAI UKHAC |
| Date Deposited: | 13 Apr 2026 09:13 |
| Last Modified: | 13 Apr 2026 09:13 |
| URI: | http://repository.uac.ac.id/id/eprint/5814 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

