POLITIK SEKSUAL MEDIA (Analisis Framing Pemberitaan Isu LGBT di Piala Dunia Qatar 2022 pada Media Online The Guardian News dan Kompas.com)

Agil, Muhammad Abdul Ghina (2023) POLITIK SEKSUAL MEDIA (Analisis Framing Pemberitaan Isu LGBT di Piala Dunia Qatar 2022 pada Media Online The Guardian News dan Kompas.com). Diploma thesis, Universitas KH. Abdul Chalim.

[img] Text (COVER & ABSTRAK)
COVER & ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (261kB)
[img] Text (BAB I PENDAHULUAN)
BAB I PENDAHULUAN.pdf - Published Version

Download (212kB)
[img] Text (BAB V PENUTUP)
BAB V PENUTUP.pdf - Published Version

Download (163kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (238kB)
[img] Text (SKRIPSI FULL)
SKRIPSI FULL.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Pergelaran piala dunia yang diadakan di Qatar telah menjadi sorotan di seluruh dunia setelah terjadinya kontroversi-kontroversi yang terjadi selama diadakan piala dunia, salah satu nya adalah tentang promosi LGBT yang dilakukan, hal itu telah menjadi kontroversi dikarenakan Qatar sebagai tuan rumah telah mempunyai aturan dan kebijakan yang sesuai dengan syariat Islam dan dianggap telah melenceng dari aturan pribumi, namun hal itu ditolak oleh negara-negara Eropa yang bisa menerima perbedaan orientasi seksual, dengan hal itu negara Barat telah melakukan politisasi dengan media sebagai kekuatan terhadap orientasi seksual yang berbeda dan mengupayakan merubah kebijakan pribumi yaitu Qatar selama pergelaran piala dunia 2022.
Konten berita di The Guardian News dan Kompas.com adalah subjek penelitian. Teori framing model Robert N Entman adalah dasar penelitian ini. Tujuan dari penelitian kualitatif ini adalah untuk menekankan makna berdasarkan penalaran dan maskud dari peristiwa tertentu.. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data yang didokumentasikan. Data ini dikumpulkan dari situs berita The Guardian dan Kompas.com, yang dianggap relevan dengan topik penelitian.
Hasil dari penelitian telah menunjukan perbedaan dari berita yang dipublikasikan oleh media The Guardian News dan Kompas.com. perbedaan hasil tersebut adalah pertama, Define Problem The Guardian adalah sebagai kejahatan HAM, deskriminasi kaum LGBT dan protes sebagai bentuk dukungan terhadap LGBT. Sedangkan menurut Kompas.com Kompas.com yang mengidentifikasi isu LGBT adalah sebagai masalah Hak Asasi Manusia (HAM), LGBT dan Kampanye LGBT. Kedua, Diagnoses Causes media The guardian dan Kompas.Com memiliki kesamaan bahwa pemerintah Qatar dan FIFA diposisikan sebagai sumber dan penyebab terjadinya isu/masalah. Ketiga Make Moral Judgement menurut The Guardian para korban deskriminasi yang terjadi pada kaum LGBT adalah pihak yang paling dirugikan. Keempat, Treatment Recommendation menurut The Guardian ialah para korban berhak mendapatkan hak-hak kebebasannya tanpa merasakan kekhawatiran keamanan dan jeratan hukum karena kebijakan yang telah dibuat oleh pemerintah Qatar dan FIFA. Sedangkan menurut Kompas.com yakni mempercayakan kebijakan di proses oleh pemerintah Qatar dan FIFA sebagai bentuk dukungan kepada tuan rumah.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Analisis framing, berita, LGBT, politik seksual, piala dunia Qatar
Subjects: J Political Science > JA Political science (General)
Divisions: Fakultas Dakwah dan Ushuluddin > Pendakwah
Depositing User: S1 KPI IKHAC
Date Deposited: 20 Dec 2024 09:05
Last Modified: 20 Dec 2024 09:05
URI: http://repository.uac.ac.id/id/eprint/3509

Actions (login required)

View Item View Item