IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOLABORATIF DALAM MENINGKATKAN KARAKTER PADA MATA KULIAH SISTEM ADMINISTRASI DAN BUDAYA KEPESANTRENAN (Penelitian pada Prodi Administrasi Publik STISIP-SAINS Garut)

Jajang, Jaenudin (2026) IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOLABORATIF DALAM MENINGKATKAN KARAKTER PADA MATA KULIAH SISTEM ADMINISTRASI DAN BUDAYA KEPESANTRENAN (Penelitian pada Prodi Administrasi Publik STISIP-SAINS Garut). Masters thesis, Universitas KH. Abdul Chalim.

[img] Text (COVER & ABSTRAK)
REPOSITORY TESIS JAJANG (1).pdf - Published Version

Download (468kB)
[img] Text (BAB I PENDAHULUAN)
REPOSITORY TESIS JAJANG (2).pdf - Published Version

Download (447kB)
[img] Text (BAB VI PENUTUP)
REPOSITORY TESIS JAJANG (3).pdf - Published Version

Download (324kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
REPOSITORY TESIS JAJANG (4).pdf - Published Version

Download (302kB)
[img] Text (FULL TESIS)
REPOSITORY TESIS JAJANG.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Pendidikan karakter di perguruan tinggi menuntut keseimbangan antara pengetahuan, perasaan, dan tindakan moral, sementara praktik perkuliahan konvensional masih cenderung menempatkan mahasiswa sebagai penerima informasi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis implementasi model pembelajaran kolaboratif dalam meningkatkan moral knowing, moral feeling, dan moral action mahasiswa pada mata kuliah Sistem Administrasi dan Budaya Kepesantrenan (SABK) di Prodi Administrasi Publik STISIP-SAINS Garut.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus instrumental. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi dengan informan dosen pengampu, mahasiswa semester II, dan ketua program studi. Data dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña, serta diuji keabsahannya menggunakan kriteria Lincoln dan Guba. Teori pendidikan karakter Thomas Lickona digunakan sebagai kerangka analisis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kolaboratif (1) menggerakkan moral knowing mahasiswa dari pemahaman hafalan menuju pemahaman yang reflektif dan kontekstual; (2) membangun moral feeling berupa empati, rasa malu yang konstruktif, kepedulian, dan kebanggaan kolektif; serta (3) mendorong moral action berupa saling membantu, penyelesaian konflik secara demokratis, berbagi sumber belajar, dan solidaritas sosial yang berlangsung konsisten, bahkan tanpa pengawasan dosen. Dengan demikian, pembelajaran kolaboratif efektif menyeimbangkan ketiga komponen karakter mahasiswa dalam konteks perguruan tinggi bernuansa pesantren.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: pembelajaran kolaboratif, karakter, moral knowing, moral feeling, moral action, kepesantrenan
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Pascasarjana > Magister Pendidikan Agama Islam
Depositing User: S2 PAI IKHAC
Date Deposited: 04 Nov 2026 08:50
Last Modified: 04 Nov 2026 08:52
URI: http://repository.uac.ac.id/id/eprint/7372

Actions (login required)

View Item View Item