Rahelia, Amanda (2022) IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK) TUNAGRAHITA SMALB DI SLB PGRI DLANGGU. Diploma thesis, Universitas kh Abdul Chalim.
|
Text (cover abstrak)
cover abstrak.pdf - Published Version Download (141kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I PENDAHULUAN.pdf - Published Version Download (102kB) |
|
|
Text (BAB PENUTUP)
Kesimpulan.pdf - Published Version Download (25kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (86kB) |
|
|
Text (FULL SKRIPSI)
SKIRPSI RAHEL (1).pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
ABSTRAK
Amanda, Rahelia. 2022. Implementasi Kurikulum 2013 Pada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Tunagrahita SMALB Di SLB PGRI Dlanggu.
Skripsi Prodi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah Institut Pesantren K.H. Abdul Chalim. Pembimbing : Heru Setiawan, M. Pd
Kata Kunci : Implementasi Kurikulum 2013, Anak Berkebutuhan Khusus, Tunagrahita
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi Kurikulum 2013 Pada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Tunagrahita beserta dengan faktor penghambat dan faktor pendukung yang ada di SMALB. Penelitiann ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif dengan subjek penelitian meliputi kepala sekolah, waka kurikulum, dan guru. Adapun metode yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta faktor penghambat dan faktor pendukung pada kurikulum 2013 ABK Tunagrahita SMALB.
Adapun pada perencanaan K13 SMALB Tunagrahita, yakni 1) Tujuan perencanaan kurikulum SMALB tunagrahita itu dapat mengantar peserta didik lebih utamanya ke vokasi dari pada ke akademisnya. Jadi akademisnya hanya kurang lebih 40% sedangkan vokasinya 60% karena minat bakat anak yang lebih di utamakan; 2) Guru kelas menyusun tiap tahun asesmen dan identifikasi untuk menentukan peserta didik akan di ajarkan apa; 3) Sebelum melakukan assesmen, terlebih dahulu peserta didik melakukan pemeriksaan IQ secara medis (identifikasi) yang dilakukan oleh dokter atau psikolog. Pada pelaksanaannya dibagi menjadi dua tingakat.
Hasil penelitian Untuk tingkat sekolah yakni supervisi yang dilakukan oleh kepala sekolah. Sedangkan pada tingkat kelas yakni menerapkan pembelajran sesuai dengan yang direncanakan oleh guru, yaitu dengan menerapkan RPP, silabus dengan menyesuaikan kemampuan anak. Pada evaluasi, kalau untuk SMALB tunagrahita yaitu program khususnya. Oleh karena itu program khususnya SMALB tunagrahita disamakan semua, jadi guru itu yang memilih sendiri dan juga belum ada instrumen asesmen dari pemerintah pusat untuk alat sebagai asesmen. Sedangak untuk faktor penghambat dan faktor pendukungnya yakni untuk faktor penghambat, peseta didiksulit memahami pelajaran (solusinya guru harus sabar, mengulang-ulang pelajaran walaupun sedikit dan lambat laun peserta didik bisa memahami, kurang SDM, adanya Covid-19, sarana prasarana kurang lengkap. Faktor pendukung: yaitu adanya pelatihan yang diikuti guru, motivasi dan pembinaan dari kepala sekolah, diskusi dengan guru disekolah terkait penerapan K13.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci : Implementasi Kurikulum 2013, Anak Berkebutuhan Khusus, Tunagrahita |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah > Manajemen Pendidikan Islam |
| Depositing User: | S1 MPI UAC |
| Date Deposited: | 21 Oct 2026 07:23 |
| Last Modified: | 21 Oct 2026 07:23 |
| URI: | http://repository.uac.ac.id/id/eprint/7302 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

