Ashifah, Mujahidah (2024) SEKSUALITAS PEREMPUAN (Analisis Diabolisasi Seks Feminin Tafsir Q.S. al-Nu>r [24]: 30-31 Melalui Pendekatan Hermeneutika Amina Wadud). Diploma thesis, Universitas kh abdul chalim.
|
Text (COVER DAN ABSTRAK)
COVER DAN ABSTRAK .pdf - Published Version Download (359kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version Download (495kB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version Download (214kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (240kB) |
|
|
Text (SKRIPSI FULL TEXT)
SKRIPSI FULL TEXT.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Hingga saat ini, perempuan tidak pernah lepas dari segala bentuk pelabelan negatif yang
telah terbakukan puluhan abad lamanya dalam sejarah. Bentuk-bentuk pelabelan negatif atas
perempuan juga tidak terlepas dari seksualitasnya, khususnya yang berkaitan dengan tubuhnya.
Tubuh perempuan sering kali dianggap memiliki daya tarik seksual yang merusak, berbahaya,
dan dipandang sebagai sumber kekacauan (fitnah). Pelabelan-pelabelan semacam itu kemudian
didukung oleh penafsiran keagamaan yang bias gender. Q.S. al-Nu>r [24]: 30-31 merupakan
ayat-ayat yang kerap dijadikan sebagai legitimasi untuk mendukung stigma negatif terhadap
tubuh perempuan. Adapun rumusan masalah yang akan dikaji dalam penelitian ini beberapa
diantaranya adalah; (1) Bagaimana konstruksi penafsiran tentang seksualitas perempuan dalam
Q.S. al-Nu>r [24]: 30-31? (2) Bagaimana interpretasi Q.S. al-Nu>r [24]: 30-31 melalui
pendekatan Hermeneutika Amina Wadud?
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian library research.
Dalam kajian ilmu al-Quran dan tafsir, penelitian ini menggunakan metode tematik
(maud}u>’i>). Kemudian penulis akan berupaya menganalisis Q.S. al-Nu>r [24]: 30-31
dengan menggunakan pendekatan hermeneutika Amina Wadud.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa sebab munculnya penafsiran
yang diskriminatif yaitu adanya peminggiran pengalaman objektif perempuan dan adanya
peminggiran metode kontekstual. Kemudian ditemukan pula ideal moral dari Q.S. al-Nu>r
[24]: 30-31 yakni penjagaan (kontrol) diri bagi laki-laki dan perempuan dari hal-hal yang dapat
merugikan satu sama lain. Agama menawarkan bentuk-bentuk penjagaan dari sisi yang tampak
yaitu dengan perintah menahan pandangan, menjaga kemaluan dan memakai pakaian yang
sopan. Hal tersebut harus diimbangi dengan penjagaan dari sisi yang tidak tampak, yaitu
akhlak. Bahwa keduanya memiliki peran penting dalam berupaya untuk mendidik diri masing�masing agar menghindari tindakan seksual destruktif. Ditemukan pula bahwa dengan adanya
perintah menahan pandangan yang berlaku bagi laki-laki dan perempuan sudah jelas menolak
pandangan yang menganggap perempuan sebagai sumber kekacauan bagi laki-laki. Bahwa
baik laki-laki maupun perempuan memiliki potensi sebagai sumber fitnah. Ditarik pula
kesimpulan bahwa Q.S. al-Nu>r [24]: 31 berbicara tentang kesopanan berpakaian yang berlaku
bagi laki-laki dan perempuan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Seksualitas, Tafsir Q.S. al-Nu>r [24]: 30-31, Hermeneutika Amina Wadud |
| Subjects: | T Technology > TP Chemical technology |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Ushuluddin > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | S1 IQT IKHAC |
| Date Deposited: | 14 Apr 2026 08:12 |
| Last Modified: | 14 Apr 2026 08:12 |
| URI: | http://repository.uac.ac.id/id/eprint/5823 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

